Wednesday, April 29, 2015

The Naruto's Story

Bismillah....

Setelah nunggu berbulan-bulan...akhirnya dapet juga softcopy film naruto the last movie... 
ini ragara gak sempet mulu nnton d bioskop..apalagi cuman ada di Blitz.... ya jauh...ya mayan mahal juga.. hehe

Kenapa naruto? Kan bnyak film anime lain yg bagus bagus? kya detective conan, dll ??

Kenapa yah? Mungkin karna aku sudah jatuh cinta dari awal kedatangannya, masashi kisimoto yang dengan briliannya menciptakan tokoh konyol bernama naruto, karakter yg dia ciptakan pada sosok naruto..membuatku benar-benar jatuh cinta. 

Awalnya mengenal anime ini dari adik, yah karena dia memang pecinta anime. Dan perlahan-lahan mengikuti, dan memahami alur ceritanya membuat semakin jatuh cinta.
Padahal awalnya merasa aneh, ini kartun apaan...yang ditonjolkan hanya perkelahian, tdak ada nilai edukasi...tapi justru di dalamnya sungguh banyak nilai-nilai kehidupan untuk bisa kita renungkan....

Naruto, yang terlahir sendiri, dengan segala kekurangannya, merasa terasing, sendirian, tdak ada keluarga yang menghangatkan hari-harinya.... dingin... merasa terbuang..karena penduduk desa menjauhinya...

Ia tidak mengerti... ia tidak paham..
Namun apakah ia terpuruk dengan keadaan itu? Tidak..
Dia sibuk mencari perhatian..dia ingin diakui..dia ingin kuat....
Sesulit apapun ujian yg ia dapatkan untuk mencapai cita-citanya..ia tidak peduli..ia akan terus maju... Tidak ada kata menyerah dalam kamus hidupnya.

Ia sederhana...teramat sederhana... dihatinya ada ketulusan, di hatinya penuh dengan kasih sayang...dan dari hatinya, sumber kekuatan untuk melindungi orang-orang disekitarnya.
Ia pribadi penuh kejujuran... meskipun ia terlihat konyol..namun bagiku dia terlampau mempesona...

Nonton serial movie terakhirnya...bikin banjir airmata.
Sedih karena kisahnya berakhir, senang krena akhirnya happy ending dengan hinata, tapi sepertinya tdak sepenuhnya akan menghilang narutoku, karena bolt akan meneruskan prjuangannya..setidaknya aku msih bisa mlihat sosoknya sedikit sedikit di serial anaknya bolt..hehe

Adegan paling bikin banjir airmata...adalah perjuangan hinata.. penantian hinata selama ini, terbayarkan sudah..ketulusan cintanya, akhirnya terbaca sudah oleh si idiot naruto...

Perasaan yg selama bertahun-tahun terpendam....
Yang selama ini hinata hanya mampu memandang sosok naruto dari belakang punggungnya...
kini ia mampu berjalan beriringan....saling menggenggam tangan...

Sungguh, rasanya aku mampu merasakan apa yg hinata rasakan...
Penantian..menunggu bertahun-tahun....
Dengan perjuangan dan pengorbanan yg sama sekali disimpan sendiri ...tak ada satupun yg mengetahui.... bahkan orang yang ia perjuangkan, masih terus berjalan menampakkan punggungnya....penantian tanpa kepastian....

Sepertinya aku harus lebih banyak belajar bersabar sepertimu hinata...tetap berperilaku seolah tidak ada apa-apa...seolah selama ini kau baik-baik saja....
Namun kau selalu ada untuknya..... berada di belakangya....menatap punggungnya....siap membantunya kapanpun ia sedang terpuruk...

Meski kadang tak berbalas....perasaanmu .... tetap seperti itu ....tak pernah goyah.... :')

Semoga kelak, aku mampu bersanding, berjalanberiringan, berjuang bersama dengan narutoku, dan membangun keluarga bahagia...aamiin...:')


Thursday, January 1, 2015

JAGAT under the waterfall

Bismillah.....

Pendaki gunung, identik dengan pecinta alam. Yah, mereka yang "mencintai alam" benar bukan????

Tapi tulisan ini tidak dibuat untuk membahas "pecinta alam" , kita akan bahasa di tulisan lain.

This writing is dedicated to one of the nature lovers organization in senior high school. What a great ..

JAGAT, itulah nama pecinta alam SMAN 1 PLUMBON. Nama yang keren. Entah apa makna dan filosofi namanya, entah ada kepanjangannya atau tidak, yang ada dalam fikiranku, JAGAT, adalah alam raya, alam semesta, bumi dan seisinya, lengkap dengan yin dan yang, elemen api, air,   tanah, udara.
Begitulah yang kulihat dari mereke, JAGAT.
Meski hanya hitungan jam bersama mereka, namun kehangatan dan keramahan mereka mampu menekan rasa dingin yang teramat menggigil. Menjadi tamu dalam kegiatan mereka, seperti kau tersesat di hutan dan mendapatkan rumah untuk menghangatkan badan, dan beristirahat, sungguh nyaman.
Api, melambangkan sikap ramah mereka yang mampu menghangatkan perasaan setiap orang yang disekitarnya.
Udara, melambangkan Canda dan lelucon lelucon konyol mereka yang kerap kali menghisasi setiap sudut bibir hingga aura wajah berubah seolah berteleportasi dari gersangnya gurun sahara ke semilir angin dan udara sejuk di pegunungan.
Air, melambangkan perhatian dan kepedulian mereka terhadap orang-orang di sekitarnya, seolah menyegarkan kerongkongan yang kering dan mengatasi dehidrasi. Tanah, melambangkan kesederhanaan yang mereka miliki, tiada angkuh dan dan tiada merasa "tinggi" di hadapan yang lain.

Kekeluargaan yang mereka miliki sungguh luar biasa. Rasa self belonging of organizationnya sangat kuat. Hingga tali ukhuwah begitu sangat terasa.
Rasanya luar biasa, ketika melihat mereka berkumpul melingkar, bergandengan tangan di bawah air terjun yang menjadi saksi ketangguhan dan kekeluargaan yang mereka miliki.
Sungguh belajar banyak dari mereka.

Thanks a million bang ismet untuk bubur kacang dan tehnya, buat titta yang ngenalin ke tmen2 JAGAT, buat bang Kodir untuk obrolan hangatnya, buat bang anggun dan bang ari kumis buat debat kusirnya :D, buat bang ocoy yang udah bawain carriel sampe ke cigowong, dan buat semua temen-temen yang gabisa disebutin satu2 namanya. Keep spirit all along guys \^0^/

Semoga JAGAT akan terus berkembang, tentu berkembang dalam kebaikan. Tidak hanya itu, semoga JAGAT mampu menjadi contoh yang mewakili para "pecinta alam" yang benar-benar cinta dan peduli pada alam.

Semoga lain kali bisa berpetualang bersama tadabbur alam menuju puncak ciremai.

Salam dari jiwa lemah perindu ukhuwah .

~MutiaraEmbun~

                   







Wednesday, November 12, 2014

JODOH #Part1

Bismillah ....

Ehemm... sebelum nulis rasanya pengen senyum-senyum sendiri ngebahas hal satu ini...

Karena diakui atau tidak ..permasalahan ini memang selalu jadi trending topik para jomblowan jomblowati, singleman atau single woman.. hehe #HayoNgaku

Je O jo .. De O do... Ha .... J.O.D.O.H

Ngebahas masalah jodoh emang gapernah ada bosennya.
Ada yang lagi menanti, ada yang lagi mencari, ada yang lagi berburu (berasa srigala), ada yang ngekode mulu tapi gak kebaca-baca, ada yang modus tapi gak dapet-dapet . Begitulah hiruk pikuk para detektif jodoh .. hehe *lebay dikit*

Banyak yang mendefinisikan apa sih jodoh itu, bagaimana sih jodoh idaman itu??

Mungkin banyak diantaranya yang mengatakan, jodoh adalah cinta yang menemanimu mengarungi bahtera kehidupan, #Duileeh

Seperti halnya ranu kumbolo dan semeru itu jodoh,
Edelweis dengan papandayan itu jodoh ,
Danau Toba dengan Sumatra Utara itu Jodoh ,
Raja Ampat dengan Indonesia itu Jodoh,

Atau ,
Jodoh itu Mungkinkah seperti Arai dan Zakiah Nurmala?
Penuh Perjuangan dan kesabaran
Disertai kehebatan menyimpan rasa

Mungkinkah seperti Ran Mouri dan Shinichi?
Penuh misteri dan rahasia
Begitu dekat tapi tak terasa

Mungkinkah seperti Naruto dan Hinata?
Penuh kekaguman dan rasa malu
Namun bisa saling menjaga

Mungkinkah seperti Ali dan Fathimah?
Penuh kesederhanaan dan penerimaan
Manjadi teladan sepanjang masa

Atau seperti
Rasulullah dan Khadijah?
Penuh kesantunan dan kedewasaan
Menjadi inspirasi cinta sejati ?

Yah Itulah jodoh ..
Dan bagiku , aku dan Indonesia sekarang adalah jodoh, aku dan emiisc sekarang adalah jodoh , aku dan mandaya sekarang adalah jodoh, aku dan unindra sekarang adalah jodoh ... ^^

Lalu , bagaimana Jodoh yang satu itu ??? (baca: suami )

Hmm untukku, yang satu itu pastilah seseorang yang tidak hanya menemaniku mengarungi bahtera kehidupan dunia, namun mengalun abadi hingga kehidupan kedua di akherat.. meskipun mungkin tak sesempurna Rasulullah dan ummul mukminin bunda khadijah , atau bahkan se-cool Ali dan Fatimah .

Namun pastinya kisahku akan seindah lantunan Ar Rahman yang mengalun di pagi dan senja hari .. sederhana namun mendamaikan .. hehe

Lalu, kriteria jodoh seperti apa sih yang kebanyakan insan bumi inginkan?
Pasti banyak yang bilang , yang ganteng atau yang cantik ...
Ini mau cari jodoh atau cari Sales??
Lalu jika wajah yang membut kita cinta , bagaimana mencintai Allah yang tak berupa? #NahLoh

Atau kebanyakan cari yang mapan atau kaya..
Nah ini boleh2 aja tapi jgn jdi prioritas? Kalo cari yang kaya atuh Ki j*** B*** juga kaya kan???

Atau bla bla bla yang lain ...

Mba Mba dan mas mas jodoh hunter ,

Rasulullah sudah ngasih contekan sama kita loh , kriteria jodoh yang baik .

Dalam sebuah hadis shohih Bukhari Muslim Rasulullah Shalallahu 'alaihi wassalam bersabda :

"Wanita biasanya dinikahi karena empat hal : karena hartanya, karena kedudukannya, karena parasnya, dan karena agamanya. Maka hendaklah kamu pilih wanita yang bagus agamanya (keislamannya). Kalau tidak demikian niscaya kamu akan merugi."

Tuhh, gamau rugi kan??? makanya pilihlah pasangan karena agamaNya, agar menentramkan dunia dan akherat .

Terus gimana cara dapet pasangan yang baik agamanya??

Caranya gampang.. gausah dicari ..
#Loh
Kalau gak dicari nanti gak ketemu-ketemu dong ..

Maksudnya bukan itu , yuk simak dulu ayat ini , cekidot ..

"Wanita-wanita yang keji untuk laki-laki yang keji . Dan laki-laki yang keji untuk wanita -wanita yang keji pula. Wanita-wanita yang baik untuk laki-laki yang baik dan laki-laki yang baik untuk wanita-wanita yang baik pula." (Q.S An Nur : 26)

Nah, jadi pemirsaahh , inti dan rumusnya, bukan sekedar MENCARI , tapi MENJADI.
Kalo kita ingin punya jodoh yang sholeh/sholehah , maka jadilah dulu sholeh/sholehah.
Sambil nunggu jodoh, kita ikhtiar, bukan ikhtiar cari dengan nongkrong di pasar malem, atau modus2an di sosial media .
 Ikhtiarnya dengan memperbaiki diri dan senantiasa memantaskan diri di hadapan Allah.

Teringat sebuah kalimat dari seorang motivator bisnis Ippho Santosa. Bahwa jodoh adalah cerminan kita . Kadang tak terduga jodoh kita memiliki kebiasaan /amalan yang sama dengan kita.
Contohnya, kita biasa rutin sholat dhuha 8 rakaat. Dan ternyata tak terduga, jodoh kitapun memiliki kebiasaan sma yaitu rutin sholat dhuha 8 Rakaat. Atau kebiasaan ibadah lainnya.






Yah begitulah. Dan akupun percaya itu.
Aku yakin jodohku pastilah seseorang yang luar biasa, calon imam yang luar biasa, yang tampan karena kesholehan nya bukan karena wajahnya semata. Yang kaya hati untuk berbagi bukan sekedar kaya harta, yang manis ucapannya bukan karena rayuan gombal semata namun karena dzikir dan ayat Al Qur'an senantiasa terjaga dari lidahnya.
Dia yang tidak hanya ingin bersamaku di dunia namun juga ingin membangun peradaban islam dan membangun istana di syurga untuk mengabadikan cinta bersama dibawah kasih Sayang Allah Ta'Ala .
Masya Allah.. Aamiin  ... 

Tetap semangat memperbaiki diri dan memantaskan diri .. lillahi Ta'ala .

Cukup sekian dan terima kasih ...

Nantikan JODOH #Part2 ..coming soon .. :D
Insya Allah .. ^^

Original by :
~ MutiaraEmbun~


















Tuesday, November 4, 2014

~ Akhwat bukan Malaikat~

~ Akhwat bukan Malaikat~

Karena yang berjilbab bukan berarti telah taat..

namun pertanda ingin taat..
coba perbaiki diri dg ikuti syariat..
untuk mncapai cita-cita akherat..

maka jangan hardik kami yg ingin berjilbab sesuai syariat..
dengan cemoohan yg tak bermanfaat..
karena kami bukan makhluk yg terbebas dari maksiat...

mari bijak dalam berkata dan berbuat..
karena Allah Maha Melihat..
Dan malaikat tak pernah luput mencatat..

Innamal a'malu bin niat..
Niat memperbaiki diri karena Allah Insya Allah selamat...

Salam hangat di sunyi malam untukmu sholihat...

Dari jiwa yang masih butuh di ingatkan untuk senantiasa bertaubat.


Depok, 4 November 2014

^MutiaraEmbun^

Thursday, September 11, 2014

~Wanita~


Wanita...
Rumit katanya...
Membingungkan ungkapnya...
Tak bisa dimengerti ujarnya...

Wanita..
Yang nampak dan yang dirasa..
Kadang berbeda..
Bukan maksud berdusta..
Hanya membalut duka dengan berusaha ceria...

Wanita...
Lemah..
Merepotkan...
Terlalu perasa ..

Benarkah?

Wanita  yang rumit, hanya menginginkan hal sederhana..
namun yang sederhana di remehkan begitu saja..
hingga kecewa dan duka..
meski begitu tak ingin ia tumpahkan begitu saja...
kekecewaan yang ia rasa, tak ingin orang lain larut juga..
hingga senyum ceria ia baa kemana mana...

Peka perasaannya..
lembut nalurinya...
hingga nampak lemah luarnya..
namun di dalamnya..
tersimpan kekuatan yang tak biasa..
yang membuatnya bertahan meski berbagai serangan ia dapatkan...

Ia tidak merepotkan, ia hanya peka dan penuh rasa khawatir...
karena ia tak ingin sesuatu yang tidak di inginkan terjadi...
Ia berjaga-jaga..
Namun tiada yang mengerti perasaannya..
hingga butiran kristal bening berjatuhan dari bola matanya..
dalam kesendirian berteman do'a...

Dan aku wanita biasa..
Yang tak punya apa-apa ..
bahkan terlampau sederhana...
Yang bgtu peka dan perasa....
Menanti ia yang mau menerima... :')

~MutiaraEmbun~

Wednesday, September 10, 2014


 ~ PENANTIAN~

Karena sekali lagi...
Hidup ini adalah penantian...
Menanti waktu antara sholat dan disholatkan...

Karena sekali lagi...
Hidup ini adalah penantian...
Singkat terasa bagai menanti waktu antara adzan dan Iqomat...

Karena sekali lagi...
Hidup ini adalah penantian...
Menanti panggilan adzan...
Dan panggilan untuk pulang kepadaNya...

Penantian...
Mungkin terasa meletihkan..
Bahkan mungkin menyesakkan...
Atau bahkan melenakan...

Namun penantian..
Kan membuka tabir kesabaran..
Memunculkan kebenaran akan kesetiaan..
Dan menguji ketulusan...

Dan bagiku..
Penantian ini...
Memang sudah ada sejak kedua orangtuaku menantikanku...
Dan kesabaran ini akan senantiasa teruji..
Hingga kelak kau akan tau..
Bagaimana tulus dan setianya ku menanti... 

:')

~ MutiaraEmbun~


Sunday, September 8, 2013

Senja Oh Senja

teringat kala itu..
obrolan ringan dikala senja…
setelah bermain bersama air yang kecoklatan bukan keemasan…

Tak ada yang menarik..
hanya saja kedamaian terasa..
dan obrolan ringan itupun kini menjadi doa..
dan pengajuan itupun telah bnar adanya..

Pantai yang sederhana…
Namun merekam hal luar biasa…
Dan kini jejaknya setia..
mnghampiri di sudut senja..
hingga penghujung malam tiba…

Sunday, June 23, 2013

~:::~ Hidayah Hijrah ~:::~

Awalnya begitu abstrak dan sesak..
yang pada akhirnya kurasa itu sebuah nikmat..
nikmat yang sempat kupinta dan kulantunkan dalam doa khidmat…
Lalu Dia mengijabah dengan ujian indah dan perjalanan penuh duri dan onak..
Meski diawal jiwa sempat menolak…
Namun ternyata ini memeng jalan yang tepat…
Hijrah membawa jiwa berpadu pada taat..
Dan membuncahkan hasrat belajar penuh semangat…
Hingga kadang langkah gontai namun semakin kuat berpijak..

Allah Maha Tahu … hidayah tak hanya ditunggu…

Tapi diperjuangkan dengan penuh rasa tawadhu… :')

Tuesday, April 2, 2013

~ Antara Usia dan Kerinduan~


Tuesday, 2nd April 2013

Hari ini usiaku genap 21 tahun… Waahh… rasanya usia segitu udah lumayan tuwir yah.. hehe
Hmm.. aku bersyukur karena masih diijinkan bernafas hingga saat ini. Artinya Allah masih memberi aku kesempatan tuk melakukan sesuatu… bukan sesuatu miliknya syahrini.. hehe.. tapi sesuatu untuk dibagi.. sesuatu untuk ku abdikan.. sesuatu yang mungkin bsa ku salurkan untuk menarik senyuman… Insya Allah…^^
Hari yang penuh kejutan untuk merenyuh hati yang kecil ini.. aku bukanlah lagi wanita yang gila akan ucapan selamat ulang tahun, ataupun merayakannya dengan lilin-lilin indah dan kue ulang tahun.. bagiku, bertambahnya usiaku berarti Allah masih berkenan untukku bertaubat dari segala sosa yang kuperbuat..Insya Allah…:')
Aku sudah hapus semua daftar info tentang riwayat kelahiranku, tapi rupanya masih ada yang berbaik hati mengingat dan berkirim do'a untukku… ukhuwah yang indah.. ketika kita tetap saling mendoakan meski jauh.. hmm rindu yang teramat dalam dengan kerabat dan sahabat di cirebon..tapi Allah belum memberi kesempatan untuk pulkam sepertinya… belum saatnya.. ishbir.. ishbir.. :')
Allah rupanya mempunyai rencana besar untukku ,, Hingga Ia hijrahkan aku hingga ke kota Depok ini, hingga ke Jakarta.. Rentetan-rentetan peristiwa yang selama ini kualami , sekarang kusadar bahwa itu sebuah rencana yang teramat indah, tersusun rapih dalam setiap adegan dalam kehidupanku…rupanya Allah menginginkanku bermetamorfosa menjadi wanita yang begitu berbeda , dengan kematangan dan pola pikir yang lebih baik.. Insya Allah… :')
Banyak hal baru yang ku alami dan kurasakan dengan ku berhijrah disini.. mulai dari aku lebih leluasa mengenakan khimar panjangku, aku bisa turut serta dalam lembaga Tahfidz Qur'an di Rumah Qur'an Daarut Tarbiyah Depok, Bergabung dalam komunitas sosial pendidikan bernama Koppaja (Komunitas Peduli Pendidikan Anak Jalanan), Menjadi admin dari berbagai group dan fanspage islami, Kuliah di tempat baru, menjadi "flying students" alias mahasisiwi jam terbang, bertemu dosen2 yang luar biasa, dari yang killer sampe yang sangat memotivasi, Berbagi semangat dengan komunitas lain yang sama2 bergerak dalam bidang sosial, seperti godong sewu, Sahabat Anak2 Nusantara, Gowest, dan lain2… Hingga aku mampu melihat sisi lain dari negriku Indonesia.. :')
Setap langkah yang ditapaki rupanya mengandung makna luar biasa.. aku yakin.. renacana dariNya begitu indah.. yang ku perlukan adalah tetap melangkah dengan penuh kesabaran… Aku merasa jalan di depanku sudah terbentang luas .. jika aku tidaklah sabar, mungkin sudah kususuri jalan itu namun Allah masih menetapkan langkahku tuk terhenti disini, mungkin jalan luas itu masih terlalu berbahaya untukku.. hmm nikmati prosesnya dengan sabar..
Anggaplah aku sedang menaiki tangga ke istana tertinggi.. semakin bnyak anak tangga yang kulewati.. semakin lelah dan btuh pengorbanan dan tenaga ekstra untuk menaiki anak tangga berikutnya… tapi yakinlah, akan perjumpaan indah di puncak istana, ketika nanti kita mampu melihat pemandangan indah dari atas sana, menikmati sejuknya udara keberhasilan… InsyaAllah.. :')

Hmm aku berharap, diri ini bisa selalu berkembang, tentunya dalam kebaikan.. tumbuh menjadi pribadi yang lebih dewasa.. semakin menyayangi anak-anak… sebagaimana Rasulullah menyayangi anak-anak… menjadi istri dan calon ibu yang sholehah.. mampu memberikan semangat dan senyuman hangat kepada mereka.. anak-anak yang tersudutkan akan himpitan hidup dan sosial.. memberi setitik arti bagi perkembangan pendidikan indonesia.. dan menjadi kebanggan keluarga… Aamiin..:')

Ya Allah.. ku berdoa semoga Engkau senantiasa sudi membimbingku ketika ku hampir kehilangan arah..
Sudi menuntunku ketika langkahku hampir sempoyongan…
Ya Rabbi.. kutau diri ini begitu hina.. karena tak pernah malu bermaksiat padaMu sedangkan aku tahu..
Yang terus merengek padaMu dan seringnya lupa akan syukur terhadap nikmatMu..
Yang belum bisa setulus hati dan jiwa mencintaiMu.. meski Engkau tak pernah henti curahkn kasihMu…
Bantulah aku ya Rahmaan.. Ingatkanlah aku ya Rahiim.. ketika ku mulai lalai.. ketika ku mulai menjauh..
Dekatkanlah aku dengan mereka yang dekat denganMu..
Pertemukanlah aku dengan mereka yang mempu menguatkan cintaku padaMu dan RasulMu…
Allahumma Aamiin… :')

~Mutiara Embun~

Tuesday, March 26, 2013

What An Extraordinary Lecturer



Tuesday, 26th March 2013

                What a shocking night.. !! Mungkin itu kalimat pertama yang terfikirkan olehku setelah melalui kuliah dengan dosen yang luar biasa supeeerrrr…….!!!  Padahal ini pertemuan kedua ku dengan dosen yang satu ini. Namana Hj.Sri M Turut, embel-embel jabatannya aku belum tau, hehe tapi masih saja diriku dikejutkan  dengan cara beliau mengajar.
Beliau mengajar mata kuliah English Syntax dikelasku S4D, Beliau sosok dosen yang sangat detail, baik dalam penyampaian materi, prosedur atau dalam kedisiplinan. Survey dari kalangan mahasiswa yang pernah beliau ajar mengatakan bahwa beliau sangat pelit akan nilai, yah memang begitu.. sangat ketat akan perihal absensi, gag masuk satu kali pertemuanpun bakal dikejer dan ditagih harus ganti pertemuan yang absen… luar biasaaa.
Dan yang lebih luar biasanya lagi, usia beliau itu loohh.. saya yakiinnnn betul lebih dari 60 tahun.. beliau lebih tua dari nenek saya. Beliau sering batuk-batuk saat mengajar and can you imagine… kalau kelas yang harus beliau ajar itu ada di lantai lima??? Subhanallah… Belum lagi beliau tidak diantar jemput selama mengajar… beliau pulang sendiri naik angkot ke daerah Pancoran Jakarta Selatan… walhasil, kalau jarum jam udah mendekati jam 21:30, beliau sudah gelisah karena jam-jam segitu angkot yang beliau tuju sudah jarang .
                Terus apa yang ngebuat shock??? Cara ngajarnya itu lohhh… bayangkaann… beliau mengajar dan menerangkan materi dengan kecepatan tinggi, setara ama kecepatan cahaya mungkin (lebaayy)… yah walaupun ngerti sh ama materi yang beliau sampaikan karena orangnya detail dalam penyampaian… tapi  tangan sama otak jadi kerja rodi, satu sisi harus memahami, sisi lain , tangan mesti nulis catetan dengan cepat biar gag ketinggalan.
Puncaknya nih, beliau ceritanya ngasih soal, beliau tulis di white board,  soalnya bentuk essay atau isian sebanyak 20 soal… otomatis tmen kelas mayoritas pada nulis soalnya dulu semua baru jawabannya terakhir…karena tulisan di white board sering ketutupan sama beliau yang lagi nulis, bnyak anak kelas yang ketinggalan nulis soal. Eh pas beliau selesai nulis soal di white board, kurang dari 5 menit kemudian, soal yang kita tulis di kertas mesti harus dikumpulin, beliau ambil tuh satu-satu dari kita…. dicacak untuk diperiksa dan dinilai skornya… ekspresi wajah saat itu #Mlongo alias terbengong-bengong
gmana gag mlongo, wong soalnya ajah belum selese ditulis udah suruh dikumpulin en dinilai …-___-"
Luar biasa kaannn.. untungnya lumayan ada beberapa soal yang udah langsung kujawab…
Pas Koreksi punya temen ternyata bnyak yg lebih parah… mayoritas belum poda di isi dan bahkan soalnya ajah blum selesai.. LUAR BIASA KAN????

Tapi satu hal yang membuatku saluuuutt sama beliaauuu… Semangaat beliau mengajar,… apalagi di usianya yang begitu renta… halangan tidak membuatnya menyerah bahkan mundur untuk mengajar,,, kedisiplinannya dalam waktu dan ketelitiannya dalam mengamati sangatlah patut untuk ditiru… Yah walaupun dengan seabreg kejutan-kejutan yang selalu beliau berikan di setiap pertemuannya.
Really proud of her… :')

Pelajaan buat diri ini yang masih suka mengeluh ketika menghadapi segelintir masalah dalam mengajar… Hmm perbaiki niat, tata semangaattttt .. "keep moving on forward, don't give a shit about what anybody thinks, do what you have to do, for you".
Keep spirit all along.., Salam semangattt… ^^

~ Mutiara Embun~

Tuesday, March 5, 2013

~:::~ Ku Temukan Cinta Pada Jilbabku~:::~



Bismillahirrohmaanirrohiim…
            Masa remaja memang masa dimana gejolak akan pengakuan diri sangatlah penting, seperti dimasa-masa ketika SMP dan SMA, sering kali kita mendengar adanya siswi-siswi populer yang notabene dijuluki seperti itu karena paras ayunya dan keaktifannya dalam berbagai organisasi siswa dan ekstrakulikuler. Seringkali terfikir olehku, "aku ingin populer seperti mereka".
            Hingga tiba saatnya ketika aku memasuki gerbang Sekolah Menengah Atas, saat itu kondisi tanganku terluka dan aku tidak ingin teman-teman mengetahui lukaku,  untuk menutupinya aku sengaja memakai seragam panjang dengan rok sekolah yang mini seperti biasanya. Mayoritas siswi disini memang berjilbab, namun hatiku kala itu belum tergerak sama sekali untuk berjilbab karena obsesi semasa SMP ku, "aku ingin jadi siswi populer". (Astaghfirullahal'adziim)
            Ketika kelas XI, aku yang berfisik lemah dan hobi bolak balik UKS setiap upacara karena tidak kuat berdiri terlalu lama merasa bosan dengan kondisi fisikku, aku pun bertekad mengikuti ekstrakulikuler beladiri kala itu. Di ekskul ini aku benar-benar mendapat teman baru, dan mayoritas siswi dari mereka pun berjilbab meski kebanyakan bersifat tomboy. Kala itu aku merasa malu dengan rambut panjangku yang tergerai sedangkan mereka tertutup. Karena merasa malu inilah akhirnya aku memutuskan untuk berjilbab ke sekolah meski belum istiqomah karena kerap kali aku membukanya setelah pulang sekolah dan keluar rumah. Namun,Mungkin inilah awalnya Allah mengenalkan jilbab padaku. Kedua orangtuaku pun heran akan perubahanku, adakalanya sang ibu protes karena aku harus membeli baju-baju panjang dan kerudung karena hampir seluruh bajuku berlengan pendek. Tapi lambat launpun mereka mengerti.
            Bergaul dengan teman-teman dari ekskul beladiri membuatku tertular akan sifat-sifat tomboy dari mereka, berjilbab namun berpakaian ketat, memakai jeans, kaos dan sweater, namun semua ini memudarkan obsesiku dulu untuk menjadi populer.
***
            Setelah lulus SMA, aku mengenyam pendidikan di bangku kuliah, saat itu aku merasa terbebas dari bebanku untuk berjilbab. Hingga aku menanggalkan jilbabku. Aku merasa memakai jilbab itu ribet, lama, dan panas, dan kala itu aku merasa aku tidaklah terlihat cantik dengan jilbab yang kukenakan (Astaghfirullah).
            Namun suatu hari, aku bertemu dengan sekelompok mahasiswi yang mengenakan jilbab lebar dengan rok dan kaos kaki, dan salah satu mahasiswi itu tergabung denganku dalam sebuah organisasi HMJ (Himpunan Mahasiswa Jurusan) bernama ESA (English Student Association). Ada sesuatu yang bergetar dalam hatiku kala itu, aku pun berbisik pada nurani, "sungguh anggun dan cantik, aku ingin seperti itu".
            Akhirnya awal masuk Semester 2 aku kenakan lagi  jilbabku yang masih standar dan jauh dari syari'at, dengan baju panjang dan celana panjang atau jeans. Namun rasanya berbeda ketika aku berjilbab sewaktu SMA, Kali ini aku benar-benar merasa nyaman dengan jilbabku. Aku bergaul dengan beberapa teman dari LDK Kampus, semakin sering bertemu mereka, rasanya semakin damai hati ini. Teringat salah satu rekanku mengatakan, "Jilbab itu salah satu bentuk kasih sayangNya kepada wanita muslimah, merugilah mereka yang mengabaikan kasih sayang itu hanya demi menjadi korban mode dan penilaian fisik".
            Aku tertegun mendengar kalimat itu, aku berusaha mencari-cari kebenaran kalimat itu, apakah benar jilbab adalah salah satu bentuk kasih sayangNya kepada kita muslimah? Akhirnya aku bertanya kesana kemari, membuka Kitab cintaNya dan aku menangis membacanya, "HaiNabi,katakanlah pada istri-istrimu,anak-anak perempuanmu dan istri-istri orang mukmin:”Hendaklah mereka mengulurkan jilbabnya keseluruh tubuh mereka.”Yang demikian itu supaya mereka lebih mudah untuk dikenal,karena itu mereka tidak di ganggu.Dan Allah adalah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.(QS.33  al-Azhab:59)       
            Allahu Akbar ! Aku tertunduk, merasa malu pada Allah, merasa menyesal pada diriku sendiri, Dia Sang Maha Kasih telah dengan jelas menunjukkan cintaNya kepada muslimah untuk berjilbab, agar kita dikenal olehNya karena jilbab adalah identitas seorang muslimah, dan Dia ingin melindungi kita dari gangguan-ganguan luar yang membuat kita tidak nyaman. Masih pantaskah kita mengingkarinya?
            Satu ayat itu cukup mampu menggetarkan seluruh tubuhku, cahaya hidayah seolah merengkuh jiwaku. Dari situ, aku merasa sangat rindu padaNya, sangat ingin mendekat dengan lebih dekat lagi padaNya. Menyelami ilmu-ilmuNya yang selama ini aku buta.
            Aku merasa sangat haus akan ilmu agama, aku berusaha keras mengikuti mentoring teman-teman LDK Kampus, menyusup masuk meski bukan anggota dari mereka. Nyaman dan damai, aku seolah menemukan apa yang selama ini aku cari. Subhanallah.
            Namun rupanya, Allah masih ngin menguji iman dan hatiku. Saat aku merasa semuanya telah kutemukan, Ujian dan cobaan bertubi-tubi manghampiriku dan keluargaku. Kenyamanan yang baru sebentar sekali kurasakan harus kutinggalkan karena aku harus mengambil cuti kuliah dan pindah keluar kota.
            Rasanya merasa terasing ditempat baru, tidak menemukan lingkungan yang aku inginkan, membuatku memutar otak, mencari jadwal dauroh kmana-mana, hingga Allah melangkahkan kakiku untuk pergi k Rumah Qur’an Daarut Tarbiyah, Rumah bagi para penghafal Qur’an. Aku menemukan apa yang kucari disini. Semuanya berkerudung lebar, berpakaian syar’i dan yang pasti sangat kental akan Al Qur’an.
            Belajar banyak dari mereka, dan aku benar-benar merasa memiliki rumah di tempat yang baru. Merasa nyaman dengan diriku yang sekarang, dan kini ku benar-benar mengerti, jilbab itu sederhana, anggun, tidak panas dan membuat kita terlihat bersahaja dan keibuan.
Banyak yang mengatakan bahwa perubahanku sangatlah drastis. Ada yang memuji bahkan mencaci, termasuk keluarga besarku sendiri yang menentang keras perubahanku. Seringkali dibilang terlalu fanatik, berlebihan yah ku abaikan saja. Sering dipanggil ustadzah, diaminkan saja, sering dibilang kaya emak-emak, alhamdulillah kan calon Ibu. Itulah warna warni yang harus dileawti ketika seekor ulat bersusah payah tuk ingin menjadi seekor kupu-kupu anggun dan cantik. Innallaha ma'ana, Yakinlah Allah selalu bersama kita.

Depok, 23 Rabi’ul Tsani 1434 Hijriah
Tulisan ini aku ikut sertakan dalam #HarifaWritingContest (http://www.facebook.com/notes/harifa-boutique/lomba-menulis-aku-jilbabku/554413744582649)

Monday, February 4, 2013

~:::~ Ibu ~:::~



Bismillah…

Menjadi seorang Ibu adalah impian setiap wanita…  hmm teringat sebuah pepatah ”Seorang ibu bisa mengurus sepuluh orang anak, tapi sepuluh orang anak belum tentu mampu mengurus seorang ibu”

Biarlah diri ini dikatakan anak mami karena lebih bnyak menghabiskan waktu dirumah dibanding bermain keluar bersama teman..
Biarlah diri ini dibilang terlalu manut karena dikit-dikit bilang,"ijin dlu ke mama".
Biarkanlah diri ini dibilang kurang pergaulan.. kerana kita tidak pernah tahu kapan ia akan tutup usia…

Dalam kesibukan kita yang tidak ada hentinya, tahukah kau batin seorang ibu berkata, "Aku pun terkadang ingin ditemani dan diperhatikan".:')

Ibu.. cintamu sungguh luar biasa.. hingga lidah ini pun seakan kelu tuk mengungkapkan bagaimana dahsyatnya dirimu.. secuil tulisan tak berarti ini hanya ungkapan rasa sesakku yang sampai saat ini belum mampu berbakti dengan sebaik-baik sebuah bakti…
Selagi masih ada waktu.. selagi masih bisa melihat wajahnya.. lakukanlah yang ia pinta.. penuhi harapnya… karna sebesar apapun pengorbanan kita,, tak kan mampu sedikitpun membalas jasanya… :')

24 Rabiul Awwal 1434 Hijriah

~@SiMutiaraEmbun~